Perang AS, Israel dan Iran Belum Selesai
- May 11, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberikan peringatan keras bahwa konflik ini belum selesai dan masih jauh dari kata damai. Dalam wawancara “60 Minutes” di CBS, Netanyahu menegaskan bahwa ambisi nuklir Iran tetap menjadi ancaman. Di Washington, Presiden Donald Trump menunjukkan sikap yang sama kerasnya. Melalui unggahan di Truth Social , Trump dengan tegas menolak usulan perdamaian terbaru dari Iran di mana Teheran meminta pencabutan sanksi minyak dalam 30 hari dan pembukaan blokade pelabuhan sebagai ketidakseimbangan pembukaan Selat Hormuz, . Iran mengumumkan untuk melakukan negosiasi nuklir secara terpisah dan ini ditolak oleh AS yang menuntut penghentian total fasilitas nuklir dengan moratorium hingga 20 tahun. Ketegangan geopolitik ini langsung terasa di Wall Street. Kontrak berjangka saham untuk Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq sedikit menurun pada Minggu malam seiring melonjaknya harga minyak pasca penolakan proposal Iran oleh Trump. Investor kini bersiap menghadapi rilis data inflasi (IHK) pekan ini untuk melihat seberapa besar dampak perang terhadap harga kebutuhan pokok.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Rencana Perdagangan :
XAUUSD: BELI
Batas Beli: 4443 – 4541 dengan target 4654 – 4743
Stoploss 4273
Grafik XAUUSD kerangka waktu D1
USDJPY: JUAL
Batas Jual: 158.60 – 160.31 dengan target 153.96 – 155.67
Stoploss 163.17
Grafik USDJPY kerangka waktu D1
AUDUSD: BELI
Batas Beli: 0.7125 – 0.7174 dengan target 0.7239 – 0.7292
Stoploss 0,7034
Grafik AUDUSD kerangka waktu D1
Penafian
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Manajemen Resiko dan bukan Profitabilitas semata.



