Dinamika Jalur Logistik Selat Hormuz
- June 22, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Situasi di Selat Hormuz mengalami fluktuasi tajam dalam beberapa hari terakhir. Jalur perdagangan energi vital global ini sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan sebelum kembali diliputi ketidakpastian akibat ancaman militer baru. Setidaknya 20 kapal tanker minyak (dari total 25 kapal komersial) melintasi selat tersebut pada hari Kamis, mencatat level tertinggi sejak 2 Juni. Meskipun menunjukkan tren positif, angka ini masih berada jauh di bawah level pra-perang yang biasanya mencapai lebih dari 100 kapal per hari. Gencatan senjata yang rapuh terancam kolaps pada akhir pekan. Iran mengumumkan telah kembali menutup Selat Hormuz untuk lalu lintas maritim. Langkah ini diambil Teheran dengan alasan bahwa AS gagal memenuhi komitmennya untuk menghentikan serangan Israel terhadap Hizbullah di Lebanon. Dampaknya langsung terlihat pada data pelayaran, di mana hanya satu tanker kecil yang terpantau melintas dengan transponder aktif. Wakil Presiden AS JD Vance mencoba meredakan situasi dengan menyebut ketegangan di Lebanon sebagai proses yang “memang selalu sedikit berantakan,” namun menegaskan bahwa kemajuan baik telah dicapai dalam menjaga selat tetap terbuka dan menegakkan gencatan senjata. Negosiasi jangka panjang direncanakan mencakup pembatasan program nuklir Iran dengan imbalan pencairan aset Iran yang dibekukan untuk memulihkan ekonomi mereka.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – EURUSD = Sideways Cenderung Bearish – GBPUSD = Sideways Cenderung Bearish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 3906 – 4017 dengan target 4215 – 4314
Stoploss 3699
Grafik XAUUSD time frame D1
GBPUSD: SELL
Sell Limit: 1.3249 – 1.3325 dengan target 1.3064 – 1.3126
Stoploss 1.3470
Grafik GBPUSD time frame D1
EURUSD: SELL
Sell Limit: 1.1497 – 1.1571 dengan target 1.1342 – 1.1412
Stoploss 1.1704
Grafik EURUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



