Skip to main content

Imperium Strategy

Konflik Timur Tengah Memicu Lonjakan Imbal Hasil Obligasi

Apa yang terjadi di pasar

            Eskalasi militer yang kembali memanas di Timur Tengah memicu guncangan hebat di pasar keuangan global. Konflik antara pasukan Amerika Serikat dan Iran di sekitar Selat Hormuz, kembali mendorong biaya pinjaman pemerintah di berbagai negara ke level tertinggi dalam beberapa dekade serta melambungkan harga energi dunia. Ketegangan meningkat setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) melancarkan serangan terhadap target Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Iran. Langkah ini diambil sebagai balasan atas penempatan ranjau laut di Selat Hormuz dan serangan rudal ke pangkalan AS di Yordania. Kekhawatiran akan gangguan pasokan di Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah Brent melonjak melebihi $90 per barel. Kenaikan harga energi ini membangkitkan kembali kecemasan pasar terhadap risiko inflasi global yang berkepanjangan. Kekhawatiran inflasi, dipadu dengan tingginya penerbitan utang serta ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed, menekan pasar obligasi secara masif. Imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun naik menjadi 4,792% (level tertinggi sejak Januari 2025). Meski demikian, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan bahwa pasar obligasi AS tetap berkinerja paling baik dibanding negara lain. Imbal hasil obligasi pemerintah (JGB) 10 tahun melonjak ke level 3%, imbal hasil obligasi Inggris (Gilts) 10 tahun melonjak ke 5,234%, begitu juga dengan obligasi Jerman dan Prancis. Konflik yang terus berlarut ini tidak hanya membayangi prospek ekonomi global dan keputusan suku bunga bank-bank sentral utama, tetapi juga memberi tekanan politik domestik bagi AS di tengah merosotnya tingkat persetujuan publik terhadap kebijakan perang tersebut.

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 4109 – 4243 dengan target 4393 – 4521

Stoploss 3924

Grafik XAUUSD time frame D1

NZDUSD: BUY

Buy Limit: 0.5816 – 0.5860 dengan target 0.5936 – 0.5988

Stoploss 0.5736

Grafik NZDUSD time frame D1

 

AUDUSD: BUY

Buy Limit: 0.7067 – 0.7111 dengan target 0.7165 – 0.7207

Stoploss 0.7004

Grafik AUDUSD time frame D1

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



Leave a Reply