Sinyal dari Simposium Jackson Hole
- August 31, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Dalam simposium tahunan di Jackson Hole, Wyoming, Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menyampaikan pidato perdananya yang menandai 100 hari masa jabatannya. Warsh menggarisbawahi kekhawatiran mendalam terhadap tingkat inflasi yang masih tinggi. Meskipun mengakui adanya perbaikan angka inflasi selama musim panas, ia menegaskan bahwa tren mendasar belum menunjukkan pemulihan signifikan menuju target 2%. Warsh mengisyaratkan keterbukaan terhadap kenaikan suku bunga acuan pada pertemuan mendatang, yang diperkirakan para pengamat dapat terjadi pada Oktober atau Desember, seraya menegaskan komitmen The Fed untuk tidak lagi bergantung pada forward guidance atau penyampaian signal yang terlalu eksplisit. Menyusul pidato tersebut, pasar merespons cepat, probabilitas kenaikan suku bunga pada September naik menjadi 56,9%, imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun melonjak hingga 2,71%, dan pasar saham menguat tipis setelah mencerna arah disiplin moneter baru ini. Pelaku pasar tentunya akan lebih berhati hati untuk mencerna berita minggu ini, dari sektor tenaga kerja AS yaitu data Non-Farm Payroll yang akan diril pada tanggal 4 September 2026
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4246 – 4349 dengan target 4525 – 4631
Stoploss 4026
Grafik XAUUSD time frame D1

NZDUSD: BUY
Buy Limit: 0.5822 – 0.5872 dengan target 0.5930 – 0.5972
Stoploss 0.5735
Grafik NZDUSD time frame D1
AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.7073 – 0.7117 dengan target 0.7165 – 0.7204
Stoploss 0.6996
Grafik AUDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.


