Imperium Strategy

Konflik di Selat Hormuz Kembali Memanas

Apa yang terjadi di pasar

     Situasi geopolitik global memanas seketika pada akhir pekan. Konflik di Selat Hormus kembali memanas dan harapan akan perdamaian melalui jalur diplomasi di Islamabad Pakistan, tampaknya sirna setelah serangkaian insiden militer. Presiden Donald Trump secara resmi mengumumkan melalui media sosial nya bahwa kapal perusak rudal USS Spruance telah melumpuhkan dan menyita kapal kargo berbendera Iran Touska di Teluk Oman. Rencana putaran kedua pembicaraan damai di Islamabad yang sedianya dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance terancam batal. Melalui kantor berita IRNA, Iran secara tegas menolak hadir dengan alasan, blockade maritim AS melanggar gencatan senjata, tuntutan AS terlalu berlebihan dan adanya ancaman Trump untuk menghancurkan infrastruktur Iran apabila kesepakatan tidak tercapai. Pasar keuangan langsung bereaksi negarif dan harga minyak dunia naik 7% serta indeks saham Doe Jones turun mendekati 1%. Langkah AS melakukan blockade total dan penyitaan kapal ini, menunjukkan adanya pergeseran dari diplomasi diatas meja menjadi diplomasi kapal perang. Bagi investor, kondisi ini memberikan konfirmasi bahwa narasi inflasi akan tetap tinggi akibat supply shock energi.

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 4669 – 4759 dengan target 4907 – 4992

Stoploss 4501

Grafik XAUUSD time frame D1

 

USDJPY: SELL

Sell Limit: 159.27 – 159.73 dengan target 157.86 – 158.47

Stoploss 160.70

Grafik USDJPY time frame D1

 

AUDUSD: BUY

Buy Limit: 0.7074 – 0.7116 dengan target 0.7190 – 0.7236

Stoploss 0.6992

Grafik AUDUSD time frame D1

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



Leave a Reply