Imperium Strategy

Harga Produsen di Amerika Serikat Turun

Apa yang terjadi di pasar

            Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) AS melaporkan penurunan tak terduga pada indeks harga produsen (PPI) periode Juni 2026. Penurunan biaya energi menjadi faktor utama yang memperbaiki gambaran inflasi di tingkat pabrik. Indeks harga produk pertanian mencatat penurunan 0,3% secara bulanan (telah disesuaikan secara musiman), jauh lebih baik daripada perkiraan konsensus Dow Jones yang memproyeksikan angka flat (tidak berubah). Secara tahunan (YoY), inflasi produsen berada di level 5,5%. Selain itu, data bulan Mei direvisi turun signifikan dari kenaikan 1,1% menjadi 0,6%. Kabar ini melengkapi data Indeks Harga Konsumen (IHK) hari sebelumnya yang juga turun tajam 0,4% pada bulan Juni (penurunan bulanan terbesar sejak awal pandemi April 2020), membawa tingkat inflasi tahunan konsumen turun ke angka 3,5%, dengan inflasi inti berada di level 2,6%. Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, dalam kesaksiannya di hadapan komite kongres dan senat minggu ini menyatakan bahwa penurunan inflasi di bulan Juni bukanlah momen “misi selesai”. The Fed berkomitmen untuk terus memerangi inflasi secara independen dari tekanan politik. Berdasarkan indikator FedWatch CME Group, peluang kenaikan suku bunga pada bulan September kini berada di posisi 50-50.

 

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 3941 – 4033 dengan target 4163 – 4255

Stoploss 3768

Grafik XAUUSD time frame D1

 

AUDUSD: BUY

Buy Limit: 0.6913 – 0.6989 dengan target 0.7060 – 0.7121

Stoploss 0.6805

Grafik AUDUSD time frame D1

 

NZDUSD: BUY

Buy Limit: 0.5778 – 0.5827 dengan target 0.5904 – 0.5967

Stoploss 0.5687

Grafik NZDUSD time frame D1

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



Leave a Reply