Imperium Strategy

Geopolitik Kembali Memanas

Apa yang terjadi di pasar

            Situasi geopolitik global kembali memanas setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan telah memulai “serangkaian serangan dahsyat” terhadap Iran pada Selasa malam (7/7/2026). Langkah militer ini diambil sebagai balasan atas tindakan Iran yang menyerang tiga kapal dagang komersial di Selat Hormuz awal pekan ini. CENTCOM juga menegaskan bahwa agresi Iran tidak beralasan, berbahaya, dan merupakan pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata. Berdasarkan laporan dari Joint Maritime Information Center, tiga kapal yang menjadi target serangan Iran pada hari Selasa tersebut mencakup sebuah kapal tanker gas alam cair (LNG), sebuah kapal supertanker minyak, dan satu kapal tanker lain yang belum disebutkan jenisnya. Akibat insiden ini, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) langsung melonjak lebih dari 2% hingga melewati $72 per barel. Di pasar Saham AS, kontrak berjangka Wall Street bergerak datar cenderung melemah. Indeks Dow Jones jatuh lebih dari 100 poin pada sesi reguler karena investor mulai menarik diri dari saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI) akibat kekhawatiran inflasi energi. Sedangkan kontrak emas berjangka untuk bulan Agustus ditutup turun 0,2% ke angka $4.157,40 per ons.  Pelaku pasar sedang menunggu hasil FOMC meeting minutes.

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 3980 – 4057 dengan target 4151 – 4235

Stoploss 3840

Grafik XAUUSD time frame D1

 

AUDUSD: BUY

Buy Limit: 0.6851 – 0.6913 dengan target 0.6987 – 0.7039

Stoploss 0.6748

Grafik AUDUSD time frame D1

 

NZDUSD: BUY

Buy Limit: 0.5608– 0.5647 dengan target 0.5727 – 0.5778

Stoploss 0.5530

Grafik NZDUSD time frame D1

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



Leave a Reply