Imperium Strategy

Inflasi Amerika Serikat Bulan Juni Mereda

Apa yang terjadi di pasar

            Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa Indeks Harga Konsumen (CPI) pada bulan Juni mencatatkan penurunan bulanan terbesar sejak April 2020, yaitu sebesar 0,4%. Penurunan yang lebih rendah dari perkiraan konsensus ini membawa tingkat inflasi tahunan AS turun ke angka 3,5% (di bawah prediksi ekonom sebesar 3,8% dan angka Mei sebesar 4,2%). Faktor utama pendorong penurunan ini adalah merosotnya indeks energi sebesar 5,7% secara bulanan, di mana harga bensin dan bahan bakar minyak turun lebih dari 9%. Sementara itu, inflasi inti (tidak termasuk makanan dan energi) tetap stabil di angka 2,6% secara tahunan. Meski data inflasi membawa angin segar, Ketua Federal Reserve yang baru menjabat selama enam minggu, Kevin Warsh, menegaskan bahwa “misi belum selesai.” Dalam kesaksiannya di hadapan Komite Layanan Keuangan DPR AS, Warsh yang dikenal berpandangan hawkish menyatakan komitmennya untuk menghapus inflasi yang ia sebut sebagai “pajak dan beban tidak adil bagi rakyat Amerika.” Ia juga mengkritik kebijakan penargetan inflasi rata-rata fleksibel era 2020 sebagai sebuah kesalahan masa lalu.

 

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 3912 – 3996 dengan target 4127 – 4203

Stoploss 3767

Grafik XAUUSD time frame D1

 

AUDUSD: BUY

Buy Limit: 0.6901 – 0.6947 dengan target 0.7003 – 0.7052

Stoploss 0.6816

Grafik AUDUSD time frame D1

 

NZDUSD: BUY

Buy Limit: 0.5737– 0.5787 dengan target 0.5845 – 0.5907

Stoploss 0.5660

Grafik NZDUSD time frame D1

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



Leave a Reply