Harga Minyak Turun, Saham dan Emas Naik di Tengah Tekanan Inflasi
- May 26, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Harapan baru muncul bagi perekonomian global seiring adanya sinyal kemajuan dalam negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Perkembangan ini memicu reaksi berantai di pasar finansial global pada hari Senin, dimana harga minyak dunia anjlok tajam, saham AS melonjak, dan harga emas menguat signifikan karena melemahnya dolar AS. Meskipun demikian, konsumen AS masih harus menghadapi kenyataan akibat lonjakan inflasi yang dipicu oleh perang tiga bulan terakhir sebelum tren penurunan harga energi ini terjadi. Data domestik memperlihatkan bahwa dampak perang telah telanjur memukul dompet warga Amerika Serikat. Inflasi total konsumen naik 3,8% pada bulan April (tingkat tahunan tertinggi sejak 2023), yang berimbas pada penurunan sentimen konsumen pada bulan Mei, ke level terendah sepanjang sejarah. Berdasarkan alat FedWatch CME Group, ekspektasi pedagang terhadap kenaikan suku bunga pada bulan Juli merayap naik menjadi 8,5%, mencerminkan bahwa jalan menuju stabilitas ekonomi penuh masih bergantung pada penandatanganan kesepakatan damai resmi antara AS dan Iran.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4414 – 4522 dengan target 4636 – 4731
Stoploss 4246
Grafik XAUUSD time frame D1
NZDUSD: BUY
Buy Limit: 0.5803– 0.5847 dengan target 0.5905 – 0.5943
Stoploss 0.5730
Grafik NZDUSD time frame D1
AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.7056 – 0.7122 dengan target 0.7198 – 0.7250
Stoploss 0.6946
Grafik AUDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



