Kevin Warsh di The Fed
- June 17, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Dunia keuangan global tengah tertuju pada pertemuan kebijakan Federal Reserve (FOMC) malam ini, yang menandai debut pertama Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed yang baru sejak menjabat pada 22 Mei 2026. Pertemuan ini diprediksi akan membawa perubahan fundamental dalam cara bank sentral AS berkomunikasi dengan publik. Salah satu sorotan utama adalah potensi hilangnya grafik titik (dot plot)—indikator triwulanan yang selama 14 tahun terakhir menjadi acuan pasar untuk menebak arah suku bunga. Warsh dikenal vokal mengkritik dot plot dan kebijakan forward guidance karena dianggap membatasi ruang gerak The Fed dan memicu komunikasi berlebihan (overcommunication), seperti kesalahan prediksi inflasi yang “sementara” pada 2021-2022 lalu. Meskipun Warsh diwarisi komite yang cenderung agresif akibat inflasi yang sempat tinggi, para ekonom memperkirakan tidak akan ada perubahan suku bunga (tetap di level 3,62%) hingga tahun 2027. Namun, 88% meyakini bias pelonggaran (sinyal pemotongan suku bunga) akan dihilangkan dari pernyataan resmi besok dini hari.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4150 – 4259 dengan target 4475 – 4570
Stoploss 3962
Grafik XAUUSD time frame D1
NZDUSD: BUY
Buy Limit: 0.5730 – 0.5780 dengan target 0.5869 – 0.5931
Stoploss 0.5648
Grafik NZDUSD time frame D1
AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.6974 – 0.7029 dengan target 0.7101 – 0.7148
Stoploss 0.6888
Grafik AUDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



