Gencatan Senjata yang Rapuh
- April 27, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Gencatan senjata terlihat rapuh, disaat upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan antara Teheran dan Washington kembali menghadapi jalan buntu. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melakukan kunjungan singkat ke Islamabad pada hari Minggu sebagai bagian dari upaya Pakistan dan Oman untuk menghidupkan kembali negosiasi gencatan senjata. Namun, harapan akan adanya pertemuan tatap muka pupus setelah Presiden AS Donald Trump secara mendadak membatalkan pengiriman utusannya. Meskipun diplomasi tingkat tinggi macet, gencatan senjata tanpa batas waktu yang disepakati pada 7 April masih berlaku secara teknis. Pakistan terus berperan sebagai mediator untuk menjembatani jurang perbedaan yang sangat besar antara kedua negara. “Hal baiknya adalah gencatan senjata tetap berlaku. Kedua belah pihak memiliki keinginan untuk mengakhiri konflik tanpa menimbulkan dampak buruk di dalam negeri,” kata Syed Mohammad Ali, seorang analis politik di Pakistan. Kegagalan putaran negosiasi ini menyebabkan harga minyak dunia melonjak. Minyak mentah Brent naik lebih dari 2% menjadi $107,89 per barel, sementara minyak mentah AS naik menjadi $96,63 per barel.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4546 – 4654 dengan target 4765 – 4852
Stoploss 4365
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 159.79 – 160.27 dengan target 158.30 – 158.80
Stoploss 161.24
Grafik USDJPY time frame D1
AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.7063 – 0.7101 dengan target 0.7163 – 0.7195
Stoploss 0.7005
Grafik AUDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



