Risalah Rapat FOMC Bukan Suara Bulat
- February 19, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Dalam rapat FOMC tanggal 28 – 28 Januari 2026, kebijakan suku bunga acuan tetap pada level 3,50% – 3,75%, tetapi bukan merupakan suara bulat. Risalah yang dirilis tadi malam menunjukan bahwa Jerome Powell, Lorie Logan dan Beth Hammack mempunyai pandangan yang cenderung hawkish, sedangkan Christoper Waller dan Stephen Miran lebih condong mendukung pelonggaran tambahan. Dari notulen rapat terlihat bahwa Fed sedang wait and see, sehingga sangat berdampak pada pergerakan pasar keuangan global yang sideways dalam beberapa waktu belakangan ini. Walaupun Fed diprediksi akan memangkas suku bunga pada pertengahan tahun dan investor mulai selektif dalam membeli saham perusahaan teknologi, tetapi konflik di Timur Tengah masih menjadi focus pelaku pasar. Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan bahwa Iran tidak menanggapi garis merah dalam pembicaraan nuklir, sehingga Trump berhak menggunakan kekuatan militer. Trump telah mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln dan USS Gerald Ford ke kawasan teluk sebagai bentuk tekanan militer.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – USDCHF = Sideways Cenderung Bearish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4801 – 4919 dengan target 5057 – 5177
Stoploss 4597
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 155.16 – 155.82 dengan target 153.03 – 153.90
Stoploss 157.26
Grafik USDJPY time frame D1
USDCHF: SELL
Sell Limit: 0.7747 – 0.7808 dengan target 0.7584– 0.7654
Stoploss 0.7918
Grafik USDCHF time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.


