Skip to main content

Imperium Strategy

Ketidakpastian Suku Bunga Fed dan Eskalasi Global

Apa yang terjadi di pasar

     Keuangan global dan pasar energi saat ini berada di tengah ketidakpastian tinggi yang dipicu oleh kebijakan moneter Amerika Serikat serta eskalasi konflik di Timur Tengah. Di sektor keuangan, pasar keuangan global terguncang oleh sinyal hawkish dari Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh. Usai simposium di Jackson Hole, spekulasi kenaikan suku bunga acuan pada pertemuan FOMC mendatang, naik drastis. Kendati demikian, pandangan ini menuai perdebatan. Sejumlah ekonom dan pejabat, termasuk Menteri Keuangan Scott Bessent yang menilai pasar terlalu terburu-buru, mengingat data inflasi inti masih relatif terkendali dan pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Di tengah ketegangan moneter tersebut, Presiden Donald Trump mengumumkan klaim kontrol atas cadangan minyak Venezuela sebagai upaya menekan lonjakan harga bahan bakar domestik di AS. Namun, para analis menegaskan bahwa langkah diplomasi energi ini tidak akan membawa dampak jangka pendek bagi konsumen. Infrastruktur minyak Venezuela yang rusak parah akibat kelalaian bertahun-tahun membutuhkan investasi ratusan miliar dolar serta waktu hingga 5–7 tahun untuk meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan. Kondisi pasar energi makin diperparah oleh eskalasi militer yang kian memanas antara AS dan Iran. Menyusul serangan AS terhadap posisi peluncur roket Iran di Pulau Larak untuk mengamankan jalur pelayaran vital, Garda Revolusi Iran membalas dengan meluncurkan serangan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di Yordania. Saling balas serangan ini memicu lonjakan harga minyak mentah dunia hingga melampaui $90 per barel. Dengan ancaman Iran yang memperketat kontrol atas Selat Hormuz serta retorika balasan dari Trump, gangguan pada pasokan energi global kini membayangi prospek pemulihan ekonomi dunia. Pasar sedang menunggu data sektor tenaga kerja AS yang akan dirilis akhir minggu ini.

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 4246 – 4349 dengan target 4525 – 4631

Stoploss 4026

Grafik XAUUSD time frame D1

NZDUSD: BUY

Buy Limit: 0.5822 – 0.5872 dengan target 0.5930 – 0.5972

Stoploss 0.5735

Grafik NZDUSD time frame D1

AUDUSD: BUY

Buy Limit: 0.7073 – 0.7117 dengan target 0.7165 – 0.7204

Stoploss 0.6996

Grafik AUDUSD time frame D1

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



Leave a Reply