Inflasi PCE Inti Amerika Serikat Naik
- June 26, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Indikator harga utama yang menjadi acuan Federal Reserve (The Fed) naik ke level tertinggi sejak tahun 2023. Kenaikan ini memperkuat pernyataan keras (hawkish) yang disampaikan bank sentral baru-baru ini terkait upaya penekanan inflasi. Berdasarkan laporan Departemen Perdagangan yang dirilis hari Kamis, dimana data indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Tanpa Makanan & Energi) 3,4% dengan kenaikan bulanan: 0,3%. Meskipun pejabat The Fed memantau kedua indikator tersebut, mereka umumnya menganggap suku bunga inti sebagai ukuran tren jangka panjang yang lebih akurat. Hal ini dikarenakan lonjakan inflasi tahun ini sebagian besar didorong oleh percepatan harga energi akibat dampak perang Iran yang perlahan mulai merambah ke sektor ekonomi lainnya. Data ekonomi lain yang dirilis bersamaan menunjukkan bahwa fundamental ekonomi AS masih berada dalam posisi yang relatif kokoh. Pertumbuhan Produk Domestik Bruto kuartal pertama tumbuh pada laju tahunan 2,1% (revisi naik dari estimasi sebelumnya sebesar 1,6% dan di atas perkiraan 1,7%). Data klaim tunjangan pengangguran awal turun 12K menjadi 215K untuk pekan yang berakhir pada 20 Juni, lebih baik dari perkiraan pasar sebesar 223K
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – GBPUSD = Sideways Cenderung Bearish – EURUSD = Sideways Cenderung Bearish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 3799 – 3916 dengan target 4070 – 4197
Stoploss 3614
Grafik XAUUSD time frame D1
GBPUSD: SELL
Sell Limit: 1.3192– 1.3247 dengan target 1.3057 – 1.3117
Stoploss 1.3350
Grafik GBPUSD time frame D1
EURUSD: SELL
Sell Limit: 1.1375 – 1.1447 dengan target 1.1220 – 1.1279
Stoploss 1.1577
Grafik EURUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



