Project Freedom
- May 6, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Pemerintahan Donald Trump secara resmi meluncurkan “Proyek Kebebasan” (Project Freedom), sebuah misi militer ambisius untuk membuka kembali Selat Hormuz bagi lalu lintas komersial. Meski Gedung Putih mengklaim keberhasilan awal, para ahli pertahanan memperingatkan bahwa operasi ini hanyalah “eksperimen berisiko tinggi” yang belum tentu menjamin keamanan jangka panjang. Hanya beberapa jam setelah operasi dimulai, para petinggi militer AS segera menyuarakan nada optimis: Laksamana Brad Cooper (CENTCOM): Menyatakan jalur Selat Hormuz kini telah terbuka untuk arus perdagangan bebas, mengonfirmasi dua kapal komersial AS yang didampingi kapal perusak telah melintasi selat dengan aman, menyatakan bahwa “Operasi Epic Fury” (serangan awal terhadap Iran) telah berakhir karena tujuan utamanya telah tercapai. Di tengah ketegangan geopolitik tersebut, pasar keuangan justru menunjukkan respons positif pada hari Selasa, dimana pasar indeks saham AS naik sekitar 1% dan harga minyak dunia turun 3,9%.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4443 – 4541 dengan target 4654 – 4743
Stoploss 4273
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 158.60 – 160.31 dengan target 153.96 – 155.67
Stoploss 163.17
Grafik USDJPY time frame D1
AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.7125 – 0.7174 dengan target 0.7239 – 0.7292
Stoploss 0.7034
Grafik AUDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



