Fed Waspadai Dampak Perang Iran Terhadap Ekonomi AS
- April 17, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Presiden Federal Reserve New York, John Williams, memperingatkan bahwa perang Iran mulai memberikan tekanan nyata pada ekonomi Amerika Serikat. Meski optimis pertumbuhan akan tetap berlanjut, muncul ancaman ganda yang sulit dikendalikan, yaitu kenaikan harga (inflasi) dan perlambatan ekonomi. Williams menyampaikan dalam pidatonya di depan para banker di distrik nya, bahwa perang Iran memperparah ketidakpastian seputar kondisi nasional dan local. Ketua Fed Jerome Powell baru baru ini menolak karakterisasi tersebut untuk ekonomi AS, tetapi komentar Williams menunjukkan bahwa hal itu tetap menjadi perhatian pembuat kebijakan, meskipun dalam skala yang lebih ringan dibandingkan episode parah yang terjadi pada akhir tahun 1970 an dan awal 1980 an. Williams berpendapat bahwa perang tidak hanya kenaikan harga energi, tetapi juga biaya ticket pesawat, bahan makanan, pupuk dan produk konsumen lainnya. Dalam kondisi seperti ini dia mengatakan bahwa kebijakan moneter berada pada posisi yang baik untuk meyeimbangkan risiko terhadap tujuan stabilitas harga dan lapangan kerja.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4656 – 4766 dengan target 4898 – 4997
Stoploss 4474
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 159.27 – 159.73 dengan target 157.86 – 158.47
Stoploss 160.70
Grafik USDJPY time frame D1
AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.7110– 0.7146 dengan target 0.7190 – 0.7236
Stoploss 0.7041
Grafik AUDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



