Gencatan Senjata AS – Iran Belum Efektif
- April 9, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Perjanjian gencatan senjata 2 minggu yang baru disepakati antara Amerika dan iran terlihat belum efektif, bahkan saat ini menghadapi ancaman serius. Meskipun pasar saham sempat melonjak menyusul pengumuman de-eskalasi oleh Presiden Donald Trump, ketegangan kembali memuncak setelah Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menuduh AS melanggar poin-poin kesepakatan hanya dalam hitungan jam. Ghalibaf mengklaim tiga dari 10 poin usulan gencatan senjata telah dilanggar, termasuk serangan Israel terhadap Lebanon, drone yang masuk ke wilayah Iran dan penolakan hak Iran untuk memperkaya uranium. Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa gencatan senjata di Lebanon tidak pernah menjadi bagian dari perjanjian dan AS tetap menolak pengayaan uranium oleh Iran. Jika Iran ingin mengagalkan negoisasi ini, maka itu adalah pilihan mereka, tambah Vance. Salah satu poin krusial lainnya adalah masalah Selat Hormuz, dimana AS ingin Iran membuka selat tersebut tanpa batasan apapun, namun laporan yang masuk menunjukkan Iran berencana menarik bea masuk bagi kapal yang lewat.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4582 – 4669 dengan target 4815 – 4923
Stoploss 4401
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 158.74 – 159.40 dengan target 156.95 – 157.72
Stoploss 160.55
Grafik USDJPY time frame D1
AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.6970 – 0.7026 dengan target 0.7090 – 0.7127
Stoploss 0.6873
Grafik AUDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



