Retaknya NATO dan Pemangkasan Suku Bunga Fed
- March 31, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Presiden Donald Trump melalui unggahan di platform media sosial X, secara terbuka menyerang Inggris dan Prancis karena dianggap gagal membantu AS dalam operasi militer melawan Iran. Trump bahkan memperingatkan negara NATO bahwa AS tidak akan lagi membantu secara gratis, setelah beberapa sekutu di Eropa mulai membatasi pangkalan militer dan wilayah udara bagi pesawat AS. Ini merupakan sebuah langkah yang mengancam koordinasi pertahanan serta keretakan anggota NATO. Laporan terbaru menunjukkan bahwa konflik teluk masih berlangsung dimana depot amunisi Iran di Isfahan telah diserang AS dan kapal tanker milik Kuwait di Dubai serta di Uni Emirat Arab diserang oleh Iran. Keadaan ini membuat harga BBM naik diatas $4 per gallon yang biasanya memicu kekhawatiran inflasi, tetapi para analis ekonomi, melihat fenomena yang sebaliknya. Pengamat melihat bahwa kenaikan harga minyak dunia dapat menyebabkan pemangkasan suku bunga, karena dengan harga minyak yang tinggi dapat menyebabkan perlambatan pengeluaran rumah tangga secara drastic dan mendinginkan ekonomi.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4556 – 4634 dengan target 4782 – 4873
Stoploss 4391
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 158.92 – 159.65 dengan target 156.59 – 157.89
Stoploss 160.83
Grafik USDJPY time frame D1
AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.6848 – 0.6884 dengan target 0.6933 – 0.6964
Stoploss 0.6783
Grafik AUDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



