Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump
- February 22, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Keputusan terbaru dari Mahkamah Agung Amerika Serikat adalah pembatalan tarif trump. Dalam putusan 6-3, mayoritas hakim menyatakan bahwa penggunaan Undang Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA) oleh Donald Trump untuk memberlakukan tarif impor secara sepihak tidak memiliki dasar kewenangan yang jelas dari Kongres. Trump adalah Presiden AS pertama yang mempergunakan IEEPA sebagai dasar untuk mengenakan tarif luas termasuk tarif timbal balik hampir keseluruh dunia termasuk issue fentanyl terhadap Meksiko, Kanada dan China. Wall Street menyambut putusan ini dengan optimis, sehingga indeks saham AS terlihat ditutup pada zona hijau. Walaupun demikian euphoria tersebut tidak berlangsung lama, karena data Inflasi PCE berada di level 3% dan GDP AS hanya tumbuh 1,4% pada kuartal 4 tahun 2025. Keadaan ini tentunya akan bertambah tidak pasti setelah Trump mengenakan tarif global baru 10%, yang didasari oleh UU Perdagangan 1974 pasal 122, dan sehari kemudian direvisi menjadi 15%. Pasar keuangan global kembali masuk dalam zona ketidakpastian.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – USDCHF = Sideways Cenderung Bearish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4974 – 5084 dengan target 5168 – 5280
Stoploss 4797
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 155.16 – 155.82 dengan target 153.03 – 153.90
Stoploss 157.26
Grafik USDJPY time frame D1
USDCHF: SELL
Sell Limit: 0.7747 – 0.7808 dengan target 0.7584– 0.7654
Stoploss 0.7918
Grafik USDCHF time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



