Konflik Amerika Serikat dan Iran Berlanjut
- March 2, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Ketika Donald Trump mengkonfirmasi dimulainya operasi tempur besar besaran terhadap Iran, maka konflik dikawasan teluk dapat terus berlanjut. Konflik tidak hanya di Teheran dan Yerusalem tetapi menyebar ke Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab serta Bahrain. Israel menyatakan dukungan penuh terhadap agresi yang dilakukan oleh Washington, sedangkan Iran mengecam bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran kedaulatan nasionalnya. Perundingan di Jenewa Swiss antara kedua negara tersebut praktis runtuh dan secara otomatis harga minyak dunia naik 8% ke level $72/ barrel. Keadaan ini tentunya terkait dengan selat Hormuz yang menjadi 1/3 jalur perdagangan minyak dunia, dimana dengan kejadian ini lalu lintas kapal tanker pasti terhambat, premi asuransi kapal melonjak dan negara negara importir utama Asia mulai bersiap menghadapi kemungkinan penimbunan besar besaran. Lonjakan harga minyak ini akan segera berdampak ke pasar keuangan global, dimana ketidakpastian akan energi, inflasi dan kebijakan dapat menjadi pemicu pelemahan indeks saham Amerika Serikat dan Investor kembali masuk ke safe haven.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – USDCHF = Sideways Cenderung Bearish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 5142 – 5260 dengan target 5421 – 5508
Stoploss 4945
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: Sell
Sell Limit: 156.62 – 157.34 dengan target 154.50 – 155.27
Stoploss 158.57
Grafik USDJPY time frame D1
USDCHF: SELL
Sell Limit: 0.7747 – 0.7808 dengan target 0.7584– 0.7654
Stoploss 0.7918
Grafik USDCHF time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.


