Ketidakpastian Perdagangan Dan Disrupsi AI
- February 23, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Pasar keuangan global kembali bereaksi negative terhadap kombinasi ketidakpastian perdagangan dan kekhawatiran disrupsi AI. Indeks saham Dow Jones turun lebih dari 800 poin, akibat jatuhnya saham Microsoft, IBM, Amex dan Mastercard. Selain itu bitcoin turun dibawah $65 K sehingga asset safe haven naik 3% karena risiko inflasi serta ketidakpastian global. Semua kejadian ini, berawal dari keputusan Mahkamah Agung AS tentang penggunaan IEEPA oleh Trump untuk tarif global adalah tindakan yang salah secara hukum. Dengan batalnya tarif global maka Inggris dan Uni Eropa merasa dirugikan setelah Trump menaikan tarif global yang baru sebesar 15% pada hari Sabtu pekan lalu dengan menggunakan pasal 122 UU Perdagangan 1974. Selain itu adanya disrupsi AI tentunya membuat para investor mulai melakukan risk off di pasar saham AS karena AI dapat menjadi ancaman pengangguran masal. Secara umum pasar saat ini sedang dalam mode ketidakpastian yang tinggi karena aturan main perdagangan selalu terjadi perubahan dan kecemasan bahwa AI akan menggantikan jutaan tenaga kerja manusia lebih cepat dari perkiraan.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – USDCHF = Sideways Cenderung Bearish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 5084 – 5202 dengan target 5302 – 5421
Stoploss 4866
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 155.16 – 155.82 dengan target 153.03 – 153.90
Stoploss 157.26
Grafik USDJPY time frame D1
USDCHF: SELL
Sell Limit: 0.7747 – 0.7808 dengan target 0.7584– 0.7654
Stoploss 0.7918
Grafik USDCHF time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



