Imperium Strategy

Normalisasi Pasokan OPEC+

Apa yang terjadi di pasar

     Normalisasi pasokan minyak mentah dunia dari negara OPEC+ mulai telihat.  OPEC+ menyetujui peningkatan lebih lanjut dalam target produksi mulai Agustus mendatang. Langkah ini diambil di tengah tren penurunan harga minyak global seiring dibukanya kembali Selat Hormuz secara bertahap untuk jalur ekspor. Kelompok produsen minyak sepakat meningkatkan kuota sebesar 188.000 barel per hari (bph) mulai Agustus, melanjutkan tren peningkatan serupa pada Juni dan Juli. Meskipun gangguan pasokan fisik belum sepenuhnya hilang, harga minyak mentah Brent telah melandai ke kisaran $72 per barel (turun drastis dari puncak tertingginya di atas $120 per barel pasca-serangan 28 Februari). Penurunan harga ini dipicu oleh: Merosotnya volume impor dari Tiongkok, Lonjakan ekspor dari produsen non-Timur Tengah, Pelepasan rekor cadangan minyak strategis oleh Badan Energi Internasional (IEA), Nota kesepahaman (MoU) Washington-Teheran yang meredakan kekhawatiran geopolitik pasar. Dampak terbesarnya dari fenomena diatas adalah meredanya angka inflasi global kedepannya.

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 4071 – 4151 dengan target 4256 – 4365

Stoploss 3920

Grafik XAUUSD time frame D1

 

AUDUSD: BUY

Buy Limit: 0.6851 – 0.6913 dengan target 0.6987 – 0.7039

Stoploss 0.6748

Grafik AUDUSD time frame D1

 

NZDUSD: BUY

Buy Limit: 0.5628– 0.5684 dengan target 0.5762 – 0.5820

Stoploss 0.5530

Grafik NZDUSD time frame D1

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



Leave a Reply