Diplomasi AS – Iran Putaran Kedua
- April 15, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Harapan untuk mengakhiri konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali mencuat setelah pejabat Gedung Putih mengkonfirmasi bahwa diplomasi putaran kedua sedang dalam pembahasan. Meskipun jadwal resmi belum ditetapkan, Presiden Donald Trump memberikan sinyal optimisme dengan menyatakan bahwa pembicaraan lanjutan bisa terjadi dalam waktu dekat di Islamabad, Pakistan. Wakil Presiden JD Vance yang memimpin delegasi AS, kembali mempertegas bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan harus bersedia mengirimkan uranium yang diperkaya ke luar negeri. Disisi lain Teheran menuduh AS selalu mengubah target kesepakatan. CEO Citadel, Ken Griffin memperingatkan bahwa jika selat hormuz ditutup selama 6 – 12 bulan kedepan maka ekonomi dunia akan menghadapi keruntuhan. Sedangkan Prof Linda Bilmes dari Harvard Kennedy melihat bahwa beban finansial akibat konflik mulai menghantui pembayar pajak AS. Lebih dari $1 triliun merupakan biaya yang harus ditanggung negara untuk perang melawan Iran. Dunia sedang menanti gencatan senjata yang dijadwalkan berakhir pada tanggal 21 April mendatang.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4743 – 4822 dengan target 4898 – 4997
Stoploss 4587
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 158.98 – 159.70 dengan target 157.82 – 158.41
Stoploss 160.96
Grafik USDJPY time frame D1
AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.7074– 0.7110 dengan target 0.7190 – 0.7225
Stoploss 0.7003
Grafik AUDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



