Data Tenaga Kerja AS Menguat
- February 11, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Kejutan positif dari data pasar tenaga kerja Amerika Serikat membuat banyak pelaku pasar optimis, walaupun banyak catatan kaki didalamnya. Data NFP menunjukan pertambahan 130K, tingkat pengangguran turun dari 4,4% menjadi 4,3% dengan tingkat partisipasi kerja meningkat ke level 62,5%. Data data tersebut terlihat bagus tetapi jika dilihat secara umum maka sepanjang tahun 2025, pertumbuhan lapangan kerja menurun dan cenderung berada pada level negative setiap bulannya. Dengan melihat ini semua maka timbul pertanyaan dari para pengamat, apakah lonjakan data Januari ini akan berkelanjutan ? Dan kapan Fed akan mulai memangkas suku bunganya ?. Pertanyaan ini tentunya didasari akan perekonomian AS yang masih mempunyai beban utang $38,6 triliun dengan pembayaran bersih biaya bunga mencapai $76 miliar, sehingga biaya bruto secara kumulatif sudah menyentuh $426,5 miliar. Ditengah semua itu, maka terlihat jelas bahwa ekonomi AS belum meningkat tajam, tetapi juga belum terlihat jatuh. AS berada dalam fase stabil yang rapuh, dimana cukup kuat untuk memberi harapan namun belum cukup solid untuk membuat semua resiko hilang.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Buliish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4893 – 5010 dengan target 5136 – 5274
Stoploss 4700
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 153.47 – 154.24 dengan target 151.03 – 152.36
Stoploss 155.87
Grafik USDJPY time frame D1
AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.7036 – 0.7095 dengan target 0.7156– 0.7216
Stoploss 0.6911
Grafik AUDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



