Pendulum Ekonomi Global Belum Berhenti
- February 19, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Ekonomi global tahun 2026 tidak seperti saat tahun 2020 yang terkena krisis besar, atau tahun 2022 dimana dunia sedang ekspansi. Tahun ini terlihat seperti pendulum yang belum berhenti, dimana terlihat stabil dipermukaan tetapi menyimpan tekanan structural dibawahnya. Dari data tenaga kerja AS terlihat stabil tetapi kehilangan dinamisme, karena perekrutan rendah ditengah PHK rendah dengan pengangguran stabil di level 4,3%. Ini merupakan sinyal bahwa ekonomi AS sedang melambat akibat produktivitas menurun. Keadaan ini dapat dijelaskan dengan data deficit perdagangan di bulan Desember yang mencapai $70,3 milliar, dengan total deficit tahunan mencapai $901,5 miliar. Keadaan ini direspon oleh Wall Street dengan melakukan risk off dimana Dow Jones turun 0,5% dan Nasdaq terkoreksi turun lebih dari 2% sepanjang tahun ini. Ketidakpastian ini bertambah meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa dalam 10 hari kedepan ada keputusan apakah akan melancarkan serangan terhadap Iran. Semua fakta dan data diatas tentunya membuat para pelaku pasar untuk kembali melihat asset class safe haven sebagai nilai lindung.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – USDCHF = Sideways Cenderung Bearish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4801 – 4919 dengan target 5057 – 5177
Stoploss 4597
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 155.16 – 155.82 dengan target 153.03 – 153.90
Stoploss 157.26
Grafik USDJPY time frame D1
USDCHF: SELL
Sell Limit: 0.7747 – 0.7808 dengan target 0.7584– 0.7654
Stoploss 0.7918
Grafik USDCHF time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



