Imperium Strategy

Laporan Pekerjaan AS di Tengah Krisis Selat Hormuz

Apa yang terjadi di pasar

     Lanskap ekonomi dan geopolitik global pada awal April 2026 berada dalam titik krusial. Kombinasi antara data tenaga kerja domestic AS dan eskalasi konflik di Timur Tengah telah menciptakan volatilitas tinggi di pasar keuangan. Meskipun dibayangi ancaman konflik, laporan pekerjaan AS untuk bulan Maret menunjukkan ketahanan yang mengejutkan. Data terbaru mencatat penambahan 178K, walaupun demikian jika ditarik 3 bulan terakhir rata-rata sekitar 68K. Secara gambaran yang lebih luas, pasar tenaga kerja AS masih dalam pertumbuhan yang melambat, karena tidak ada perekrutan sejak bulan April. Sementara ketegangan di Timur Tengah terus meningkat setelah Presiden Donald Trump mengeluarkan peringatan keras terhadap Teheran. Dalam serangkaian unggahan di media sosial, Trump menetapkan Rabu pukul 07.00 wib, sebagai batas akhir bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi kehancuran infrastruktur total. Respon pasar saham AS dalam situasi seperti ini adalah volatilitas yang tinggi dengan imbal hasil obligasi terus meningkat karena memperhitungkan dampak inflasi disaat harga minyak naik.

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 4513 – 4602 dengan target 4761 – 4865

Stoploss 4324

Grafik XAUUSD time frame D1

 

USDJPY: SELL

Sell Limit: 159.70 – 160.33 dengan target 157.72 – 158.63

Stoploss 161.59

Grafik USDJPY time frame D1

 

AUDUSD: BUY

Buy Limit: 0.6831 – 0.6866 dengan target 0.6917 – 0.6954

Stoploss 0.6766

Grafik AUDUSD time frame D1

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



Leave a Reply