Imperium Strategy

Gencatan Senjata AS – Iran Belum Efektif

Apa yang terjadi di pasar

     Perjanjian gencatan senjata 2 minggu yang baru disepakati antara Amerika dan iran terlihat belum efektif, bahkan saat ini menghadapi ancaman serius. Meskipun pasar saham sempat melonjak menyusul pengumuman de-eskalasi oleh Presiden Donald Trump, ketegangan kembali memuncak setelah Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menuduh AS melanggar poin-poin kesepakatan hanya dalam hitungan jam. Ghalibaf mengklaim tiga dari 10 poin usulan gencatan senjata telah dilanggar, termasuk serangan Israel terhadap Lebanon, drone yang masuk ke wilayah Iran dan penolakan hak Iran untuk memperkaya uranium. Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa gencatan senjata di Lebanon tidak pernah menjadi bagian dari perjanjian dan AS tetap menolak pengayaan uranium oleh Iran. Jika Iran ingin mengagalkan negoisasi ini, maka itu adalah pilihan mereka, tambah Vance. Salah satu poin krusial lainnya adalah masalah Selat Hormuz, dimana AS ingin Iran membuka selat tersebut tanpa batasan apapun, namun laporan yang masuk menunjukkan Iran berencana menarik bea masuk bagi kapal yang lewat.

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 4582 – 4669 dengan target 4815 – 4923

Stoploss 4401

Grafik XAUUSD time frame D1

 

USDJPY: SELL

Sell Limit: 158.74 – 159.40 dengan target 156.95 – 157.72

Stoploss 160.55

Grafik USDJPY time frame D1

 

AUDUSD: BUY

Buy Limit: 0.6970 – 0.7026 dengan target 0.7090 – 0.7127

Stoploss 0.6873

Grafik AUDUSD time frame D1

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



Leave a Reply