Fed Menahan Suku Bunga Acuan
- March 18, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) dini hari tadi, untuk mempertahankan suku bunga acuan dikisaran 3,5% – 3,75% bukan sekedar langkah rutin, melainkan cerminan dari kompleksitas luar biasa yang dihadapi Bank Sentral AS. Data terbaru menunjukkan bahwa inflasi tidak lagi bersifat transisi (transitory) melainkan telah menjadi structural. Indeks harga produsen (PPI) bulan Februari yang naik 0,7% telah jauh melampaui estimasi 0,3%, dan ini mengindikasikan bahwa tekanan harga ditingkat grosir sudah sangat kuat bahkan sebelum dampak perang Timur Tengah terjadi. Dampaknya indeks saham AS turun lebih dari 1% kemarin akibat Fed akan menahan suku bunga lebih lama dibandingkan ekspektasi pasar. Walaupun demikian berdasarkan ringkasan proyeksi ekonomi, terdapat pergeseran signifikan dalam ekspektasi para anggota FOMC. Meskipun median dot plot masih menunjukkan satu kali pemangkasan suku bunga ditahun 2026, distribusi suara kini lebih condong kearah kebijakan bertahan lebih lama. Keputusan Fed untuk tetap standstill adalah keputusan paling rasional saat ini.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4581 – 4695 dengan target 4852 – 4936
Stoploss 4399
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 159.62 – 160.78 dengan target 157.06 – 158.34
Stoploss 162.79
Grafik USDJPY time frame D1
AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.6923 – 0.6971 dengan target 0.7045 – 0.7094
Stoploss 0.6835
Grafik AUDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



