Sinyal Bahaya Intervensi Obligasi Amerika Serikat
- August 26, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Kebijakan ekonomi Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Scott Bessent dapat memberikan sinyal bahaya bagi perekonomian Amerika Serikat. Langkah Departemen Keuangan melakukan intervensi langsung di pasar obligasi dan valuta asing demi menekan imbal hasil justru memicu gelombang skeptisisme dari Wall Street. Strategi ini dinilai dapat merupakan sinyal krisis fiskal dan lonjakan utang yang tak terkendali. Upaya Bessent untuk meredam lonjakan imbal hasil dilakukan melalui rencana melipatgandakan program buyback obligasi jangka panjang dan memanfaatkan rekening umum Departemen Keuangan (Treasury General Account) senilai $935 miliar. Langkah ini bahkan berlanjut hingga pasar mata uang global, di mana AS melakukan intervensi bersama pada akhir Juli, agar Bank Sentral Jepang (BoJ) tidak melepas obligasi pemerintah AS. Kendati imbal hasil jangka panjang sempat turun dari puncaknya yang mendekati level tertinggi sejak krisis keuangan 2008, mayoritas pelaku pasar meyakini efek ini hanya bersifat sementara. Tanpa adanya keberanian dari pemerintah untuk mereformasi defisit anggaran dan memperketat disiplin fiskal, langkah-langkah penekanan imbal hasil buatan ini dapat mengikis kepercayaan investor global serta memicu volatilitas yang lebih besar di pasar keuangan universal.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4500 – 4619 dengan target 4790 – 4904
Stoploss 4297
Grafik XAUUSD time frame D1
NZDUSD: BUY
Buy Limit: 0.5907 – 0.5954 dengan target 0.5995 – 0.6032
Stoploss 0.5818
Grafik NZDUSD time frame D1
AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.7117 – 0.7153 dengan target 0.7204 – 0.7239
Stoploss 0.7045
Grafik AUDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



