Sektor Tenaga Kerja Amerika Serikat Melambat
- August 10, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Laporan ketenagakerjaan (Jobs Report) AS untuk bulan Juli 2026 menunjukkan sinyal melambat akibat pelemahan ekonomi yang cukup signifikan. Ada 3 poin utama dari laporan tersebut, antara lain, penurunan jumlah lapangan kerja (Nonfarm Payrolls), penurunan tingkat partisipasi angkatan kerja dan pertumbuhan upah yang melambat. Ekonomi AS mengalami penurunan sebesar 23.000 pekerjaan pada bulan Juli. Angka ini jauh di bawah perkiraan konsensus analis yang memproyeksikan penambahan 83.000 pekerjaan. Disisi lain tingkat pengangguran mencatatkan angka 4,1%, dimana tingkat partisipasi angkatan kerja (labor force participation rate) merosot ke angka 61,4%, yang merupakan level terendah dalam lebih dari lima tahun terakhir. Selain itu pertumbuhan upah melambat menjadi 3,2% secara tahunan (YoY), turun dari estimasi 3,5%. Dampak dari laporan pekerjaan yang melemah ini memperkuat indikasi bahwa pasar tenaga kerja AS sedang melambat. Hal ini menurunkan ekspektasi pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan September mendatang. Ekspektasi pelaku pasar kini menunjukkan probabilitas 65% bahwa The Fed akan menahan suku bunga tetap.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4256 – 4324 dengan target 4417 – 4476
Stoploss 4129
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 158.54– 159.55 dengan target 155.82 – 156.84
Stoploss 161.21
Grafik USDJPY time frame D1
NZDUSD: BUY
Buy Limit: 0.5809 – 0.5860 dengan target 0.5910 – 0.5941
Stoploss 0.5733
Grafik NZDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



