Gagalnya Damai di Islamabad
- April 13, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Harapan dunia akan berakhirnya konflik di Timur Tengah pupus sekeltika. Menyusul kegagalan perundingan damai marathon selama 21 jam di Islamabad, Pakistan. Kegagalan perundingan dipicu oleh tuntutan Iran atas kendali penuh selat hormuz, ganti rugi perang dan pembebasan asset yang dibekukan. Presiden Donald Trump langsung mengambil langkah drastic dengan memerintahkan Angkatan laut AS untuk memblokade selat hormuz. Melalui platform media sosialnya Trump mengumumkan bahwa proses pemblokiran semua kapal yang mencoba masuk dan keluar dari Pelabuhan Iran segera dimulai. Komando Pusat AS mengkonfirmasi bahwa blokade akan efektif pada hari ini pukul 10 pagi waktu setempat. Kedaan ini langsung memicu kepanikan dilantai bursa, dimana indeks saham AS turun sekitar 1,1% , Harga minyak dunia naik 7,99% dan sentimen konsumen AS turun 10,7%. Konsumen menyalahkan konflik Iran atas kenaikan harga bensin yang melampaui $4 per gallon dibanyak wilayah, sehingga menempatkan Fed dalam posisi sulit. Keinginan Fed untuk memangkas suku bunga tahun ini dapat tertunda bahkan mungkin terpaksa menaikan biaya pinjaman jika inflasi terus memanas.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4512 – 4608 dengan target 4769 – 4873
Stoploss 4329
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 160.34 – 161.04 dengan target 158.47 – 159.25
Stoploss 162.10
Grafik USDJPY time frame D1
AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.6931– 0.6983 dengan target 0.7073 – 0.7115
Stoploss 0.6833
Grafik AUDUSD time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



