PHK Massal AS Menruntuhkan Risk On
- February 6, 2026
- Posted by: Reza Aswin
- Category: Analisa Fundamental
Apa yang terjadi di pasar
Ketidakpastian geopolitik dan perdagangan pada awal tahun 2026 berdampak pada retaknya fondasi ekonomi Amerika Serikat. Ditengah narasi soft landing dan pasar tenaga kerja yang selama berbulan bulan terlihat stagnan, akhirnya terjadi perubahan dengan data pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang meruntuhkan risk on di pasar keuangan. Perusahaan penempatan tenaga kerja Challenger, Gray & Christmas melaporkan bahwa rencana PHK melonjak ke level tertinggi untuk bulan Januari, sebanyak 108.435. Data ini naik tiga kali lipat dibandingkan Desember, sedangkan rencana perekrutan anjlok ke titik terendah sejak 2009, yaitu hanya 5306 posisi. Melihat data diatas maka perusahaan perusahaan besar sedang bersiap menghadapi tahun yang lebih buruk, karena manajemen telah melihat adanya order melambat, margin tertekan dan outlook 2026 dianggap tidak ramah bisnis. Keadaan ini direspon dengan suasana risk-off, dimana sektor teknologi yang menjadi mesin utama reli pasar terlihat sudah mulai melemah, dan Nasdaq turun ke level negative serta Dow Jones turun 700 poin. Sementara pelaku pasar melakukan cash is king maka peluang pemotongan suku bunga dapat kembali semakin kuat.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – USDCHF = Sideways Cenderung Bearish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4541 – 4655 dengan target 4885 – 4973
Stoploss 4288
Grafik XAUUSD time frame D1
USDJPY: SELL
Sell Limit: 157.55 – 158.12 dengan target 155.64 – 156.24
Stoploss 159.22
Grafik USDJPY time frame D1
USDCHF: SELL
SELL Limit: 0.7781 – 0.7864 dengan target 0.7628– 0.7702
Stoploss 0.7995
Grafik USDCHF time frame D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.



